Audi Q7 Baru Memproyeksikan Arah Lampu Sein Langsung ke Permukaan Jalan

Audi Q7 Baru Memproyeksikan Arah Lampu Sein Langsung ke Permukaan Jalan (Foto: Audi)
Audi Q7 Baru Memproyeksikan Arah Lampu Sein Langsung ke Permukaan Jalan (Foto: Audi)

Audi memperkenalkan generasi ketiga Q7 dengan teknologi baru yang mampu memproyeksikan arah lampu sein langsung ke permukaan jalan. Sistem ini menggunakan proyektor yang terintegrasi pada lampu depan dan lampu belakang untuk menampilkan panah cahaya yang tersinkronisasi dengan lampu sein konvensional.

Menurut pabrikan, tujuannya adalah membuat niat pengemudi lebih mudah terlihat oleh pejalan kaki, pesepeda, dan pengguna jalan lainnya, terutama pada malam hari atau dalam kondisi pencahayaan yang rendah. Proyeksi akan aktif secara otomatis setiap kali lampu sein dinyalakan.

Fitur baru ini merupakan bagian dari sistem pencahayaan Digital Matrix LED terbaru pada SUV tersebut. Selain memproyeksikan panah arah, lampu depan juga dapat menampilkan peringatan visual langsung di permukaan jalan untuk pengemudi. Di antara fitur yang diperkenalkan terdapat peringatan jalan licin, panduan di area konstruksi, serta pencahayaan terarah untuk menyoroti pejalan kaki di dekat jalan.

Audi Q7 Baru Memproyeksikan Arah Lampu Sein Langsung ke Permukaan Jalan
(Foto: Audi)
+ Klik di sini untuk menonton videonya

Di bagian belakang, lampu OLED juga mendapatkan fitur tambahan. Sistem ini meningkatkan visibilitas lampu sein bagi kendaraan yang berada di belakang dan dapat menampilkan simbol peringatan untuk menarik perhatian pengemudi lain dalam situasi berisiko.

Teknologi ini akan memulai debutnya pada Q7 baru yang dijadwalkan meluncur ke pasar pada tahun 2026, dan merupakan bagian dari strategi yang lebih luas dari Audi untuk mengubah sistem pencahayaan menjadi elemen aktif dalam keselamatan dan komunikasi.

+ Quantum Systems memperkenalkan pesawat PULSE P19 untuk misi intersepsi drone

Foto dan video: Audi / YouTube @AdrianPadeanu. Konten ini dibuat dengan bantuan AI dan telah ditinjau oleh tim editorial.

Back to top